Korban Tabrak Lari Polisi Biayai Sendiri Pengobatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah aparat kepolisian berjaga di depan kediaman korban tabrak lari iring-iringan bus polisi, Layla Fitriani Ahmad saat mendatangi rumah korban untuk bertemu dengan keluarganya di kawasan Radio Dalam, Jakarta, 3 Februari 2015. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Sejumlah aparat kepolisian berjaga di depan kediaman korban tabrak lari iring-iringan bus polisi, Layla Fitriani Ahmad saat mendatangi rumah korban untuk bertemu dengan keluarganya di kawasan Radio Dalam, Jakarta, 3 Februari 2015. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.COJakarta - Sapri Sapitra, 54 tahun, keluarga korban tabrakan bus polisi di terowongan Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengatakan pihaknya mengeluarkan biaya sendiri untuk pengobatan dan pemakaman. 

    Keponakan Sapri, Laiyla Fitriani Ahmad, 15 tahun, tewas dalam kecelakaan itu. Sedangkan sepupunya, Ahmad Guntur, 53 tahun, yang merupakan ayah Fitriani, mengalami patah pulang pada pergelangan.

    "Habis sekitar Rp 15 juta," katanya kepada Tempo di rumah duka di Jalan Haji Salim 1 Nomor 3A, Radio Dalam, Selasa, 3 Februari 2015. "Itu habis pengobatan hingga biaya pemakaman."

    Direktur Sabhara Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Marolob Manik mengakui pengendara bus itu adalah anak buahnya. "Yang membawa bus, Brigadir Dua Ricky Alexder," katanya saat mengunjungi rumah keluarga korban untuk menyatakan dukacita. "Saat ini masih dalam penyelidikan."

    Manik mengatakan pihaknya sudah memberikan santunan kepada keluarga korban. Dia tidak mau mengatakan jumlah santunan itu. Ketika ditanya mengenai penggantian biaya pengobatan, Manik enggan menjawabnya. "Semua masih dalam proses hukum," ujarnya.

    HUSSEIN ABRI YUSUF


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.