Polisi Tangkap AA, Model Dewasa Bertarif Rp 80-200 juta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto perempuan panggilan dan barang bukti ponsel di tunjukkan saat gelar perkara prostitusi online di Markas Kepolisian Kota Besar, Surabaya, 9 September 2014. Prostitusi online melalui grup Blackberry Messenger yag menawarkan puluhan gadis bokingan untuk kelas menengah ke atas ini beromset 5 hingga 7 juta rupiah perhari dengan tarif boking untuk sekali kencan 1 juta hingga 2 juta rupiah. TEMPO/Fully Syafi

    Foto perempuan panggilan dan barang bukti ponsel di tunjukkan saat gelar perkara prostitusi online di Markas Kepolisian Kota Besar, Surabaya, 9 September 2014. Prostitusi online melalui grup Blackberry Messenger yag menawarkan puluhan gadis bokingan untuk kelas menengah ke atas ini beromset 5 hingga 7 juta rupiah perhari dengan tarif boking untuk sekali kencan 1 juta hingga 2 juta rupiah. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Resor Jakarta Selatan Komisaris Besar Wahyu Adiningrat mengatakan pihaknya menangkap seorang mucikari bernama Robby Abbas, 32 tahun, dan seorang wanita berinisial AA, 22 tahun. Ia mengatakan Robby ditangkap di hotel bintang lima di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat, 8 Mei 2015.

    "Penangkapan terkait terjadinya tindak pidana perkara permucikarian," kata Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat di Polres Jakarta Selatan, Sabtu, 9 Mei 2015. Ia mengatakan tersangka Robby ditangkap pada pertemuan kedua yang dilakukan kepolisian kepada tersangka.

    "Modusnya tersangka menawarkan seseorang. Ketika kita mau pesan harus beri uang muka sebesar 30 persen dari nilai total. Lalu di pertemuan kedua langsung bayar lunas dan langsung masuk kamar," kata Wahyu. Ia mengatakan sesuai pertemuan pertama, lokasi transaksi penggunaan wanita akan ditentukan oleh tersangka Robby selaku mucikari.

    Wahyu menjelaskan tersangka menawarkan wanita dengan harga Rp 80 juta hingga Rp 200 juta. Atas angka tersebut tersangka memperoleh bayaran sebanyak 30 persen.

    Tersangka diancam dengan hukuman Pasal 296 dan Pasal 506 KUHP. Tersangka diancam dengan hukuman 1 tahun 6 bulan.

    MAYA NAWANGWULAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.