Atiqah Hasiholan Akan Menjenguk Ratna Sarumpaet, Tapi

Reporter

Editor

Ali Anwar

Atiqah Hasiholan bersama ibunya Ratna Sarumpaet. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Atiqah Hasiholan berencana menjenguk ibunya, Ratna Sarumpaet, yang ditahan di Polda Metro Jaya atas kasus penyebaran berita bohong atau hoax. Kakak Atiqah Hasiholan, Mohammad Iqbal Alhady, mengatakan dirinya belum tahu kapan Atiqah Hasiholan dan suaminya, Rio Dewanto, akan menjenguk Ratna Sarumpaet.

Baca juga: Ratna Sarumpaet Tak Bisa Dijenguk Anaknya di Polda, Kenapa?

"(Atiqah) belum. Ada rencana, tapi belum tahu," ucap Iqbal di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan Sabtu, 6 Oktober 2018. Iqbal dan adiknya, Ibrahim Alhady, berencana menjenguk ibunya, Ratna Sarumpaet, di Polda Metro Jaya, hari ini.

Pantauan Tempo, Iqbal yang mengenakan kemeja merah dan peci hitam bersama Ibrahim keluar dari rutan sekitar pukul 12.15 WIB. Namun, putra Ratna Sarumpaet hasil perkawinan dengan Achmad Fahmy Alhady itu keluar rutan dengan wajah kurang bergairah.

Rupanya, Iqbal dan Ibrahim tidak dapat menemui Ratna Sarumpaet. Alasannya, kata Iqbal, kedatangan mereka di luar hari kunjungan. "Belum bisa (bertemu Ratna Ratna Sarumpaet). Saya kira ini karena hari Sabtu, mungkin baru bisa Senin, Selasa, Rabu, Kamis," kata Iqbal di Polda Metro Jaya.

Baca:

Jadi Tahanan, Pengacara: Ratna Sarumpaet Down

Menurut Iqbal, keluarga harus meminta surat keterangan dari penyidik agar bisa membesuk ibunya. Keduanya berjanji akan mengurus perizinan, agar beberapa hari lagi bisa menjenguk Ratna Sarumpaet.  "Iya akan tetap coba untuk masuk," ucap Iqbal.

Ibrahim mengatakan dirinya akan kembali mencoba menjenguk Ratna Sarumpaet pekan depan pada hari  besuk. "Hari Senin pagi balik lagi, hari ini tidak ada jadwal (besuk) rupanya, Senin sampai Kamis saja," ucap Ibrahim.

Iqbal dan Ibrahim berharap kasus yang menyeret ibunya sebagai tersangka ini segera selesai. Keduanya ingin sang ibu dapat kembali pulang ke rumah.  "Doain saja cepat kembali ke rumah," kata Iqbal.

Ratna Sarumpaet ditangkap oleh Polda Metro Jaya di Bandara Soekarno - Hatta saat akan pergi ke Santiago, Cile. Ratna ditangkap karena telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyebaran berita bohong atau hoax.

Baca juga: Ratna Sarumpaet Ditangkap, Dibawa ke Polda, Begini Ekspresinya

Kepolisian bakal menjerat Ratna dengan pasal 14 dan 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana serta Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). "Ancaman hukumannya 10 tahun penjara," kata Argo.

Sebelumnya Ratna Sarumpaet mengaku dianiayaan oleh beberapa orang dekat Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, pada 21 September 2018.

Belakangan, setelah polisi membongkar kronologi keberadaanya pada tanggal-tanggal terebut, Ratna Sarumpaet membuka kedoknya sendiri. Ternyata wajah Ratna Sarumpaet yang lebam bukan dipukuli orang, melainkan pasca operasi plastik di salah satu rumah sakit di Jakarta.






Divonis 10 Tahun Penjara, Indra Kenz Ajukan Banding

24 hari lalu

Divonis 10 Tahun Penjara, Indra Kenz Ajukan Banding

Indra Kenz dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang dan menyebarkan berita bohong


Baim Wong dan Paula Verhoeven Prank Polisi Soal KDRT, Pakar Kepolisian: Banyak Pasal yang Dapat Menjerat

5 Oktober 2022

Baim Wong dan Paula Verhoeven Prank Polisi Soal KDRT, Pakar Kepolisian: Banyak Pasal yang Dapat Menjerat

Selain laporan palsu, Baim Wong dan Paula Verhoeven juga bisa dijerat karena menyiarkan berita bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran.


BCA Bantah Biaya Transaksi Naik Jadi Rp 150 Ribu per Bulan: Penipuan

14 September 2022

BCA Bantah Biaya Transaksi Naik Jadi Rp 150 Ribu per Bulan: Penipuan

BCA menemukan adanya indikasi penipuan dari beredarnya pengumuman pembaruan biaya transaksi BCA Mobile dan internet banking.


Kasus Berita Bohong, Bahar Smith Divonis 6 Bulan 15 Hari Penjara

16 Agustus 2022

Kasus Berita Bohong, Bahar Smith Divonis 6 Bulan 15 Hari Penjara

Penceramah Bahar Smith divonis 6 bulan 15 hari penjara oleh majelis Hakim PN Bandung pada hari ini. Hakim minta Bahar lebih bijak nantinya.


Moeldoko Ingatkan Lembaga Penyiaran Publik Suarakan Kinerja Pemerintah

11 Agustus 2022

Moeldoko Ingatkan Lembaga Penyiaran Publik Suarakan Kinerja Pemerintah

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai sekarang ruang publik dipenuhi oleh isu negatif, disinformasi, dan berita bohong.


Mereka yang Pernah Mendekam di Rutan Mako Brimob, Termasuk Ferdy Sambo dan Ahok

8 Agustus 2022

Mereka yang Pernah Mendekam di Rutan Mako Brimob, Termasuk Ferdy Sambo dan Ahok

Mantan Irjen Ferdy Sambo diamankan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Selain eks Kadiv Propam Polri itu, Ahok dan Nazaruddin Pernah di sana.


Polisi Kejar Admin Twitter Opposite6890 di Kasus Ujaran Kebencian Terhadap Polri

28 Juli 2022

Polisi Kejar Admin Twitter Opposite6890 di Kasus Ujaran Kebencian Terhadap Polri

Polisi mengejar admin akun Twitter @Opposite6890 setelah menangkap pemilik akun SnackVideo @rakyatjelata_98


Pembuat Video Ujaran Kebencian Terhadap Polri di Aplikasi SnackVideo Ditangkap

28 Juli 2022

Pembuat Video Ujaran Kebencian Terhadap Polri di Aplikasi SnackVideo Ditangkap

Polisi menangkap pemilik akun @RakyatJelata98 di aplikasi SnackVideo karena membuat video ujaran kebencian


Rizieq Shihab Dinyatakan Bebas Bersyarat untuk 2 Tindak Pidana

20 Juli 2022

Rizieq Shihab Dinyatakan Bebas Bersyarat untuk 2 Tindak Pidana

Rizieq Shihab bebas bersyarat hari ini. Dirjen Pemasyarakatan menyebut Rizieq bebas bersyarat dari dua kasus yang menjeratnya.


Densus 88 Dalami Keterlibatan Khilafatul Muslimin dalam Terorisme

17 Juni 2022

Densus 88 Dalami Keterlibatan Khilafatul Muslimin dalam Terorisme

Densus 88 Antiteror Polri mengatakan masih mendalami keterlibatan kelompok Khilafatul Muslimin dengan tindak pidana terorisme.