Heboh Polisi Banting Mahasiswa, 19 Demonstran Tangerang Dipulangkan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi banting mahasiswa saat aksi unjuk rasa memperingati hari ulang tahun ke-389 Kabupaten Tangerang. Instagram

    Polisi banting mahasiswa saat aksi unjuk rasa memperingati hari ulang tahun ke-389 Kabupaten Tangerang. Instagram

    TEMPO.CO, Tangerang-Polres Kota Tangerang akhirnya memulangkan 19 mahasiswa yang terlibat bentrok dengan aparat kepolisian dalam pengamanan unjuk rasa HUT Kabupaten Tangerang ke389. "Sudah dipulangkan tadi malam," ujar Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Wahyu Sri Bintoro saat dihubungi Tempo, Kamis 14 Oktober 2021.

    Di antara belasan mahasiswa yang dipulangkan, termasuk mahasiswa yang dibanting Brigadir NP, Muhammad Faris Amrullah.

    Wahyu mengatakan 19 mahasiwa itu dipulangkan sekitar pukul 21.00 setelah menjalani pemeriksaan beberapa jam dan menjalani tes swab antigen dengan hasil negatif.

    19 mahasiswa itu merupakan bagian 30 dari mahasiswa Himpunan Mahasiswa Banten Raya yang menggelar aksi demo saat peringatan hari ulang tahun Kabupaten Tangerang ke389 di kantor Bupati Tangerang, Tigaraksa, Rabu, 13 Oktober 2021.

    Awalnya demontrasi mahasiswa gabungan dari UIN Serang, Untirta dan UIN Tangerang ini berjalan damai. Namun, saat orasi berlangsung aksi dorong mendorong terjadi dan akhirnya bentrok terjadi.

    Dalam rekaman video yang beredar luas di sela aksi bentrok aparat dan mahasiwa itu, seorang polisi terlihat memiting, mengangkat dan membanting seorang demonstran hingga kejang-kejang dan pingsan.

    Video dengan konten polisi banting mahasiswa ini viral di media sosial.

    Baca: 9 Fakta Polisi Banting Mahasiswa di Tangerang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pro - Kontra Syarat Tes PCR Covid-19 untuk Penerbangan Jawa - Bali

    Syarat terbaru naik transportasi udara antara lain wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR. Kebijakan ini dinilai menyulitkan tak hanya penumpang.