Minggu, 18 November 2018

Jaksa Sebut Temukan Fakta Baru Dalam Sidang First Travel

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus dugaan penipuan biro perjalanan umrah First Travel Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Kota Depok, Jawa Barat, 19 Februari 2018. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Terdakwa kasus dugaan penipuan biro perjalanan umrah First Travel Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Kota Depok, Jawa Barat, 19 Februari 2018. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa penuntut umum menemukan fakta baru dalam persidangan perkara penipuan dan pencucian uang First Travel. Fakta baru ini tentang peranan Siti Nuraida Hasibuan alias Kiki Hasibuan, direktur keuangan di perusahaan agen perjalanan itu. “Kiki ternyata memiliki keterlibatan yang signifikan dari dugaan jaksa sebelumnya,” kata jaksa penuntut umum, Lumumba Tambunan, seusai persidangan di Pengadilan Negeri Depok, Senin, 19 Maret 2018.

    Lumumba mengatakan, jaksa awalnya menduga orang yang paling berperan dalam penipuan ini adalah pasangan Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan, selaku pemilik First Travel. Namun, setelah mendengarkan kesaksian 12 mantan pegawai perusahaan itu, kata Lumumba, diyakini peranan Kiki juga tidak kalah penting.

    Menurut Lumumba, Kiki berperan menentukan jumlah kuota jemaah yang diberangkatkan di setiap agen. “Akan kami perdalam lagi lebih jauh keterlibatan Kiki,” ujarnya.

    Dalam persidangan juga terungkap bahwa sebagian dana yang disetorkan calon jemaah dikelola Anniesa untuk bisnis butik dan restoran di luar negeri. Selain itu, Anniesa menggunakan dana itu untuk berjalan-jalan ke Inggris. “Ini menjadi hal yang menarik bagi kami, jaksa penuntut umum,” ucapnya.

    Untuk mengkonfirmasikan fakta itu, Lumumba melanjutkan, kejaksaan segera memanggil saksi dari London. “Kami sudah sampaikan surat pemanggilan kepada orang di sana melalui Kedutaan Besar Indonesia yang ada di Inggris, tinggal tunggu hasilnya,” tuturnya.

    Dalam persidangan ketujuh sidang First Travel, jaksa menghadirkan 12 mantan pegawai First Travel. Mereka di antaranya datang dari Sidoarjo, Bandung, dan Bali.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.