"

DPRD Curiga, Biaya Menara Seluler di Lahan Pemda DKI Kemurahan

Pekerja melakukan pemeriksaan alat pemancar untuk sinyal seluler pada menara BTS milik PT. Tower Bersama Infrastruktur di Jagakarsa, Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (03/05). TEMPO/Dasril Roszandi
Pekerja melakukan pemeriksaan alat pemancar untuk sinyal seluler pada menara BTS milik PT. Tower Bersama Infrastruktur di Jagakarsa, Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (03/05). TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Jakarta -  Komisi A DPRD DKI Jakarta mengusulkan pembentukan Panitia Khusus Microcell untuk mengusut dugaan patgulipat dalam pendirian perangkat telekomunikasi menara seluler atau tower microcell ilegal di lahan Pemerintah Provinsi DKI.

Ketua Komisi A, yang membidangi perizinan, Riano P. Ahmad mendesak pemerintah daerah merevisi biaya pendirian menara seluler di lahan milik negara itu. Selama ini provider telekomunikasi hanya membayar sewa Rp 1 juta di awal saat pendirian dan tidak membayar retribusi setelahnya.

"Itu terlalu murah, sangat merugikan menurut saya," kata Riano kepada Tempo, Selasa, 16 April 2018.

BacaRatusan Tower BTS di Depok Ilegal 

Riano memperkirakan ada sekitar 4.000 tower microcell yang berdiri di lahan Pemerintah DKI. Dia belum merinci berapa potensi kerugian daerah dari pelanggaran biaya pendirian dan retribusi ini. Namun, dia memastikan PAD yang hilang cukup besar.

Usulan pembentukan pansus pun telah diajukan kepada Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi sejak Januari 2018. Komisi A juga telah memanggil Badan Pengelola Aset Daerah DKI Jakarta dan para pemilik menara seluler. Dia tak tahu mengapa usulan belum gol hingga kini. Dia menyatakan siap bekerja untuk menemukan dugaan pelanggaran dan kerugian negara.

Riano pun menjelaskan, jika terbentuk pansus akan menyelidiki segala dugaan pelanggaran dalam pendirian dan pengoperasian tower microcell di DKI. Tak menutup kemungkinan pansus merekomendasikan perubahan aturan biaya pendirian dan retribusi menara seluler atau tower microcell. "Tentunya harus disesuaikan (biayanya)."








Mengaku Anggota Ormas, Tiga Lelaki Rampas Ponsel Petugas Menara di Johar Baru

25 November 2020

Ilustrasi jempol menyentuh ponsel. shutterstock.com
Mengaku Anggota Ormas, Tiga Lelaki Rampas Ponsel Petugas Menara di Johar Baru

Di perjalanan, kedua tersangka meminta korban menepi dan merampas ponsel Andika. Setelah itu kedua tersangka kabur dari mobil.


Lego 2.782 Menara Seluler, XL Axiata Kantongi Duit Rp 4,05 T

11 Februari 2020

Teknisi dari PT. XL Axiata Tbk mengibarkan bendera di puncak menara BTS setinggi 50 meter di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis 15 Agustus 2019. Pengibaran bendera tersebut dilakukan dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 kemerdekaan RI. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Lego 2.782 Menara Seluler, XL Axiata Kantongi Duit Rp 4,05 T

Protelindo mengakuisisi 1.728 unit menara dan CMI 1.054 unit menara seluler milik PT XL Axiata Tbk.


Nasib Pansus Menara Seluler di Tangan Ketua DPRD DKI Prasetyo

19 April 2018

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pernyataan visi-misi kepada ketua DPRD  DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dalam rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, 15 November 2017. DPRD DKI menggelar rapat Paripurna untuk mendengarkan penyampaian Rancangan APBD 2018 . Pemerintah Provinsi DKI dan DPRD menyepakati besaran rancangan KUA-PPAS APBD 2018 dengan total anggaran Rp 77,1 triliun.Tempo/Ilham Fikri
Nasib Pansus Menara Seluler di Tangan Ketua DPRD DKI Prasetyo

Kerugian Pemda DKI karena biaya sewa menara seluler bisa mencapai triliunan rupiah. Pembentukan pansus menunggu izin Prasetyo.


Tak Kantongi Izin, Tiga Tower Microcell di Depok Dibongkar  

22 Desember 2016

Ilustrasi menara operator telepon selular. ANTARA/M Agung Rajasa
Tak Kantongi Izin, Tiga Tower Microcell di Depok Dibongkar  

Pemerintah Kota Depok membongkar tiga tower Microcell Pole (MCP) di Margonda dan Juanda lantaran berdiri tanpa mengantongi izin.


Langgar Aturan, Pemkot Depok Segel Lima Menara BTS

7 Mei 2016

TEMPO/Suryo Wibowo
Langgar Aturan, Pemkot Depok Segel Lima Menara BTS

Berdasarkan catatan Dinas Komunikasi dan Informasi dari 644 menara BTS di Depok, sebanyak 250an belum mengantongi izin.


Telkomsel Operasikan 128 BTS di Perbatasan

18 Agustus 2015

ANTARA/Prasetyo Utomo
Telkomsel Operasikan 128 BTS di Perbatasan

PT Telekomunikasi Seluler mengoperasikan 128 base transceiver station (BTS) 3G di sejumlah titik perbatasan Indonesia.


Masuk Pelosok, Telkomsel Tambah BTS 'Hijau'  

18 Maret 2015

Petugas memeriksa pemancar di salah satu menara BTS (Base Transceiver Stations) milik Telkomsel di Pulau Tongkeng, Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (10/3). ANTARA/Yudhi Mahatma
Masuk Pelosok, Telkomsel Tambah BTS 'Hijau'  

Sekitar 5 persen pelanggan potensial di pelosok tidak tergarap operator seluler.


Bekasi Kebingungan Tertibkan Tower Ilegal  

20 November 2014

TEMPO/Iqbal Lubis
Bekasi Kebingungan Tertibkan Tower Ilegal  

Butuh Rp 25 miliar untuk menertibkan tower ilegal di Bekasi.


Telkomsel Bantah Bangun Tower di Permukiman Padat

4 September 2014

Petugas Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan membongkar paksa menara pemancar sinyal milik sebuah operator seluler di Cengkareng, Jakarta, 2 September 2014. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat
Telkomsel Bantah Bangun Tower di Permukiman Padat

"Kami sudah memeriksa ke data kami. Hasilnya menunjukkan tidak ada tower milik Telkomsel di tempat tersebut."


Ratusan Tower BTS di Depok Ilegal  

16 Juni 2014

TEMPO/Iqbal Lubis
Ratusan Tower BTS di Depok Ilegal  

Pemasangan tower yang tidak sesuai aturan dikhawatirkan mengancam keselamatan masyarakat.