Jumat, 19 Oktober 2018

Kali Besar di Kota Tua Dibuka, Sandiaga Harap 1.200 Ladang Kerja

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kawasan Kali Besar di Kota Tua, Jakarta Pusat setelah revitalisasi selesai tampak cantik, Jumat, 6 Juli 2018. Setelah diresmikan, kawasan itu kini terbuka untuk umum. TEMPO/Zara Amelia

    Kawasan Kali Besar di Kota Tua, Jakarta Pusat setelah revitalisasi selesai tampak cantik, Jumat, 6 Juli 2018. Setelah diresmikan, kawasan itu kini terbuka untuk umum. TEMPO/Zara Amelia

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sandiaga Uno resmi membuka proyek revitalisasi Kali Besar tahap I di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, terbuka untuk umum.

    Sandiaga berharap dengan mulai dibukanya akses bagi masyarakat umum akan banyak dampak positif dan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat Jakarta ataupun para pedagang kecil mandiri (PKM) di Taman Kota Intan, tak jauh dari Kota Tua.

    Baca : Kawasan Kali Besar Kota Tua Berbenah, Dimulai Ahok dan Dibuka Sandiaga

    “Kita berharap nanti yang mendapat dampak positifnya itu (PKM) yang ada di Kota Intan karena ini nyambung sampai Kota Intan,” ujarnya.

    Sandiaga juga berharap toko retail yang menempati bangunan di sekitar Kali Besar dapat menciptakan lapangan kerja baru. Dia memprediksi akan ada 1.200-1.400 lapangan kerja baru. “Jadi ini akan hidup, dan kita awali dengan Asian Games,” ucapnya.

    Kawasan Kali Besar di Kota Tua, Jakarta Barat, setelah revitalisasi selesai tampak cantik, Jumat, 6 Juli 2018. Setelah diresmikan, kawasan itu kini terbuka untuk umum. TEMPO/Zara Amelia

    Setelah direvitalisasi, Kali Besar kini dilengkapi dengan trotoar lebar yang dihiasi instalasi patung dan kursi-kursi bagi para pengunjung untuk duduk bersantai. Trotoar juga dilengkapi dengan guiding block yang ramah bagi penyandang disabilitas, serta dipercantik dengan taman apung di atas kali yang kini tampak bersih tersebut.

    Sebelumnya, Pemprov DKI mulai mengerjakan pembangunan Kali Besar pada 2016 lalu. Revitalisasi kali bersejarah itu bertujuan menghidupkan kembali kawasan Kota Tua, yang kaya akan suasana Jakarta tempo dulu.

    Baca juga :
    Kota Tua Batal Jadi Warisan Dunia, DPRD: Pemprov DKI Tak Serius

    Anies Rotasi Pejabat Teras, Ini 5 Posisi Kepala Dinas Strategis yang Kosong

    Pemprov DKI, yang saat itu dipimpin Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menunjuk arsitek Budi Lim untuk mengerjakan proyek Kali Besar. Proses revitalisasi juga melibatkan sejumlah tim sidang pemugaran dan tim ahli cagar budaya Pemprov DKI (TSP-TACB).

    Kini masyarakat Ibu Kota dapat mengunjungi Kali Besar sebagai ruang terbuka hijau yang merupakan cagar budaya di Jakarta untuk berwisata dan berolahraga sembari menikmati pemandangan gedung-gedung tua di sekelilingnya yang masih dipertahankan. Sandiaga juga mengimbau seluruh masyarakat Jakarta yang berkunjung dapat bersama-sama menjaga fasilitas yang tersedia dengan baik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bravo 5 dan Cakra 19, Dua Tim Luhut untuk Jokowi di Pilpres 2019

    Menyandang nama Tim Bravo 5 dan Cakra 19, dua gugus purnawirawan Jenderal TNI menjadi tim bayangan pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.