Selasa, 20 November 2018

Lagi Pencemaran Sungai Cileungsi, Dinas LH Masih Cari Sumbernya

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga dan karyawan Korindo Group membersihkan sungai Ciliwung dari sampah di kawasan jembatan gantung Sempur, Cileungsi, Bogor, 1 Agustus 2015. Aksi bersih Ciliwung ini diharapkan dapat mencegah banjir di bantaran sungai Ciliwung. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Sejumlah warga dan karyawan Korindo Group membersihkan sungai Ciliwung dari sampah di kawasan jembatan gantung Sempur, Cileungsi, Bogor, 1 Agustus 2015. Aksi bersih Ciliwung ini diharapkan dapat mencegah banjir di bantaran sungai Ciliwung. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Bogor – Aliran Sungai Cileungsi kembali berwarna hitam pekat dan mengeluarkan busa sejak dua hari lalu hingga saat ini,  Kamis 11 Oktober 2018.  Kondisi pencemaran yang sama pernah terjadi bulan lalu.

    Baca juga: Pencemaran Sungai Cileungsi, Puluhan Emak-Emak Geruduk DLH Bogor

    Namun Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor  mengaku masih kesulitan mengungkap penyebab pencemaran sungai.

    Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Pemulihan Lingkungan (PHPL) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Budi Mulyawan menjelaskan meski sudah dilakukan penyegelan terhadap empat pabrik, belum menyelesaikan persoalan pencemaran sungai.

    “Kami masih mencari sumber pencemarnya, belum tentu yang kami segel kemarin menjadi penyebabnya,” kata Budi saat dikonfirmasi Tempo, Kamis 11 Oktober 2018.

    Budi mengatakan, hingga hari ini pihaknya belum menemukan sumber pencemaran dan masih terus lakukan investigasi sampai menemukan sumbernya untuk ditindak lanjuti.

    Budi mengatakan membutuhkan waktu dan kesadaran semua pihak agar lingkungan terjaga dengan baik sesuai dengan aturan yang ada.

    “Ada proses dan tahapan yang harus dilalui, sesuai dengan peraturan perundang undangan,” lanjutnya.

    Simak juga: Ketua DPRD Tolak Bahas Perda Atur Becak, Anies Baswedan Santai

    Beberapa hari lalu, Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang diduga mencemari Sungai Cileungsi.

    Adapun empat perusahaan yang disegel yang diduga melakukan pencemaran Sungai Cileungsi tersebut berada di Kecamatan Klapanunggal dan Gunung Putri, yakni PT. Alfayed Indah Perkasa (AIP), PT. HTI, PT. Fresh On Time Seafood (Fots), dan PT. MGP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.